Hacker atau peretas yang selama
ini dinilai negatif oleh masyarakat karena kepiawaiannya dalam menggunakan
perangkat lunak ataupun perangkat keras komputer menggelar konferensi
internasional di Budapest, Hongaria. Konferensi yang bertajuk "Hacktivity 2010" ini merupakan konferensi teknologi terbesar di
Eropa Tengah yang diadakan selama dua hari, Sabtu (18/9) dan Ahad (19/9).
Sekitar 700 hacker yang menghadiri konferensi ini kebanyakan
berasal dari Hungaria, namun sekitar 100 orang datang dari luar Hungaria.
Sekitar 30 presentasi dan kuliah tentang subyek yang berhubungan dengan dunia
internet disajikan pada konferensi tersebut. Topik pembicaraan termasuk
perbandingan keamanan database terkemuka, hak-hak hukum di era digital,
tuntutan hukum yang berkaitan dengan keamanan, serta sejarah dan masa depan
keamanan internet.
Bruce Schneier, pakar keamanan Internet membuka konferensi dengan
sesi tanya-jawab. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan banyak berfokus pada
keamanan, privasi, dan kesenjangan generasi pada Internet.
Konferensi hacker pertama kali diadakan pada 2002. Pada konferensi
kala itu, para hacker melakukan lokakarya, serta permainan seperti "Hack
Vendor," dan "Capture The Flag" dengan pemenang adalah hacker
yang dapat membuat sistem pertahanan tercepat.
Pihak
penyelenggara Konferensi Hacker juga mengatakan, mereka berharap bahwa nantinya
dari Konfrensi Hacker yang akan diselenggarakan ini para pakar industri,
pejabat pemerintah, akademisi, dan komunitas hacker "bawah
tanah" bisa
saling berbagi pengetahuan dan pemikiran. Selain itu menurut informasi yang
dikutip dari Okezone, "Tujuan dari konferensi ini ialah untuk menyediakan sebuah
platform umum bagi hacker, bersama dengan pejabat pemerintah dan pembuat
kebijakan, sehingga mereka bisa menunjukkan keahlian mereka," jelas pihak
penyelenggaran acara. Sang penyelenggara mengatakan lebih
jauh "Pengetahuan tentang hacker mendapatkan pengakuan dan bisa
digunakan oleh para pakar kejahatan cyber. Bukan hanya untuk memeriksa
kejahatan, tapi juga untuk menghasilkan ide-ide positif dalam bidang keamanan
internet yang pada akhirnya akan membantu bisnis konsumen dan pemerintah".
Para partisipan
konferensi keamanan TI internasional ini bisa mengirimkan karya tulis mereka
mengenai berbagai topik seperti teknologi ofensif dan defensif, peretasan hardware, keamanan mobile, eksploitasi
pembangunan, perang cyber, aplikasi
peretasan, malware, botnet, serta keamanan
infrastruktur penting.
Pihak penyelenggaran membatasi waktu pengiriman abstrak tulisan hingga 15 Mei dan untuk tulisan lengkapnya hingga 15 Juni.
Pihak penyelenggaran membatasi waktu pengiriman abstrak tulisan hingga 15 Mei dan untuk tulisan lengkapnya hingga 15 Juni.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar