Real Madrid akan menjalani misi yang tak bisa dibilang mudah di
leg kedua babak semifinal kontra Borussia Dortmund. Karena itu, Sami Khedira
mengharapkan dukungan penuh fans di Santiago Bernabeu untuk membalikkan
keadaan.
Meski misi yang akan dijalani di leg kedua nanti tak akan mudah,
Khedira tetap optimistis Madrid bisa melakukannya. Pemain berkebangsaan Jerman
itu menyebut dukungan fans di Santiago Bernabeu pada Rabu (1/5/2013) dinihari
WIB mendatang akan berperan penting dalam upaya Madrid untuk membalikkan
keadaan.
Midfielder Los Blancos, Sami
Khedira mengaku optimis dengan peluang Real
Madrid untuk lolos ke Wembley, serta yakin timnya bisa
comeback lawan Borussia Dortmund.
Namun, dengan sedikit keajaiban dan dukungan dari Madridistas di leg kedua, Khedira yakin timnya bisa bangkit dan melangkah ke babak final.
"Madrid telah mengalami momen-momen berbau keajaiban, bila berlaga di Santiago Bernabeu, bahkan di ajang sekelas Liga Champions," ujar Khedira seperti dilansir Marca.
"Dengan adanya situasi sulit yang dialami Madrid, dukungan dari puluhan ribu suporter bisa sangat menginspirasi dan menjadi faktor penentu. Saya yakin para Madridistas memberikan kekuatan ekstra pada leg kedua," pungkasnya.
Di Signal Iduna Park sepekan lalu, Madrid menelah kekalahan 1-4
dari Dortmund di leg pertama babak semifinal Liga Champions. Dengan hasil itu,
Los Merengues paling tidak butuh kemenangan 3-0 untuk lolos ke partai puncak
sekaligus menjaga kans mencatatkan La Decima.
Selain itu, comeback gemilang yang pernah dilakukan Madrid di Bernabeu
juga menambah motivasi Khedira. Kala itu, di babak 16 besar Piala UEFA musim
1985/1986, Madrid yang kalah 1-5 di kandang Borussia Moenchengladbach mampu
mencatatkan kemenangan 4-0 di Bernabeu dan lolos ke perempatfinal.
Pada ajang Liga Champion musim ini, wasit berusia 41 tahun itu
sebelumnya pernah memimpin laga antara Shaktar Donetsk kontra Dortmund di babak
16 besar, di Ukraina pada Kamis (14/2). Laga tersebut berakhir dengan kedudukan
2-2.
Pada 2010, Webb juga memimpin laga final Piala Dunia 2010 di
Johanesburg, Afrika Selatan. Saat itu, ia dinilai membuat keputusan
kontroversial karena hanya mengeluarkan kartu kuning untuk gelandang Belanda,
Nigel De Jong.
Sejumlah pihak mengkritik keputusannya karena De Jong saat itu mengangkat kaki terlalu tinggi hingga terkesan menendang dada Xabi Alonso. Sebulan kemudian, Webb mengaku salah dengan keputusan yang ia buat.
Beberapa pekan lalu, Webb baru saja mendapat hukuman dari Federasi
Sepak Bola Inggris (FA) karena dinilai gagal memimpin pertandingan antara
Newcastle United kontra Sunderland. Bersama dua asistennya, Darren Cann dan
Mike, Webb dihukum turun kasta untuk memimpin laga di League One.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar