Selasa, 30 April 2013

Bisakah Madrid Membalikkan Keadaan?


Real Madrid akan menjalani misi yang tak bisa dibilang mudah di leg kedua babak semifinal kontra Borussia Dortmund. Karena itu, Sami Khedira mengharapkan dukungan penuh fans di Santiago Bernabeu untuk membalikkan keadaan.
Meski misi yang akan dijalani di leg kedua nanti tak akan mudah, Khedira tetap optimistis Madrid bisa melakukannya. Pemain berkebangsaan Jerman itu menyebut dukungan fans di Santiago Bernabeu pada Rabu (1/5/2013) dinihari WIB mendatang akan berperan penting dalam upaya Madrid untuk membalikkan keadaan.


Midfielder Los Blancos, Sami Khedira mengaku optimis dengan peluang Real Madrid untuk lolos ke Wembley, serta yakin timnya bisa comeback lawan Borussia Dortmund.

Kekalahan telak Cristiano Ronaldo dkk di leg pertama babak semifinal Liga Champions, cukup mengejutkan Madridistas di seluruh dunia. Empat gol Robert Lewandowski ke gawang Diego Lopez cukup memberatkan langkah Madrid meraih La Decima pada tahun ini.

Namun, dengan sedikit keajaiban dan dukungan dari Madridistas di leg kedua, Khedira yakin timnya bisa bangkit dan melangkah ke babak final.

"Madrid telah mengalami momen-momen berbau keajaiban, bila berlaga di Santiago Bernabeu, bahkan di ajang sekelas Liga Champions," ujar Khedira seperti dilansir Marca.

"Dengan adanya situasi sulit yang dialami Madrid, dukungan dari puluhan ribu suporter bisa sangat menginspirasi dan menjadi faktor penentu. Saya yakin para Madridistas memberikan kekuatan ekstra pada leg kedua," pungkasnya.



Di Signal Iduna Park sepekan lalu, Madrid menelah kekalahan 1-4 dari Dortmund di leg pertama babak semifinal Liga Champions. Dengan hasil itu, Los Merengues paling tidak butuh kemenangan 3-0 untuk lolos ke partai puncak sekaligus menjaga kans mencatatkan La Decima.
Selain itu, comeback gemilang yang pernah dilakukan Madrid di Bernabeu juga menambah motivasi Khedira. Kala itu, di babak 16 besar Piala UEFA musim 1985/1986, Madrid yang kalah 1-5 di kandang Borussia Moenchengladbach mampu mencatatkan kemenangan 4-0 di Bernabeu dan lolos ke perempatfinal.

Kabar lainnya memberitakan bahwa UEFA secara resmi menunjuk wasit kontroversial asal Inggris, Howard Webb, untuk memimpin laga semifinal leg 2 antara Real Madrid kontra Borussia Dortmund yang akan digelar di Santiago Bernabeu pada Rabu (1/5) dini hari WIB.

Pada ajang Liga Champion musim ini, wasit berusia 41 tahun itu sebelumnya pernah memimpin laga antara Shaktar Donetsk kontra Dortmund di babak 16 besar, di Ukraina pada Kamis (14/2). Laga tersebut berakhir dengan kedudukan 2-2.

Pada 2010, Webb juga memimpin laga final Piala Dunia 2010 di Johanesburg, Afrika Selatan. Saat itu, ia dinilai membuat keputusan kontroversial karena hanya mengeluarkan kartu kuning untuk gelandang Belanda, Nigel De Jong.

Sejumlah pihak mengkritik keputusannya karena De Jong saat itu mengangkat kaki terlalu tinggi hingga terkesan menendang dada Xabi Alonso. Sebulan kemudian, Webb mengaku salah dengan keputusan yang ia buat.
Beberapa pekan lalu, Webb baru saja mendapat hukuman dari Federasi Sepak Bola Inggris (FA) karena dinilai gagal memimpin pertandingan antara Newcastle United kontra Sunderland. Bersama dua asistennya, Darren Cann dan Mike, Webb dihukum turun kasta untuk memimpin laga di League One. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar