Salam
lestari bagi para pembaca. Maaf agak terlambat rilisnya. Tanpa pikir
panjang kita lanjut di bagian ini. Bagian dimana suasana mistis
tersaji. Oh ya, jangan lupa siapkan kopi atau teh sama camilan juga,
karena akan panjang ceritanya ini. Langsung kita ke KTP eeee
TKP!!!!!! :D
Di
pos Cisentor ini ada pos dari kayu yang masih ada meskipun sudah
terlihat kusam dan banyak coretan tangan-tangan jahil. Sembari
menikmati indahnya alam, kami beristrahat memulihkan tenaga serta
mengisi perbekalan air minum kami. Botol-botol air minum terisi
penuh, perjalanan dimulai lagi. Di pos ini terdapat persimpangan jika
ke kiri akan mengantarkan kita ke puncak Rengganis, sedangkan jika
kita mengikuti jalur yang kanan kita akan sampai di pos Cikasur.
Jalur
yang menuju puncak mulai terlihat menanjak di selimuti kabut yang
mulai turun dari ketinggian. Semak belukar dan pohon-pohon tumbang
menjadi pemandangan yang sudah lazim ketika menuju puncak saat itu,
apa karena ada badai kemarin pepohonan pada tumbang? Entahlah….
Menurut
cerita rekan kami daerah ini rawan tersesat, hal ini disebabkan
karena jalan setapak banyak yang hilang dan tertutup semak-semak.
Setelah mendengar keterangan seperti itu, kami putuskan untuk
berjalan dengan jarak tidak lebih dari 2 meter. Jalan yang semakin
menanjak dan berkelok-kelok kami rasakan, rasa bosan menghampiri kami
satu per satu. Perjalanan dari Cisentor menuju puncak memerlukan
waktu kurang lebih 3 jam.