Berakhir sudah sebuah era bagi AC Milan. Sebanyak tujuh pemain veteran Rosoneri yang sudah mengabdi bertahun-tahun di klub itu memutuskan tak memperpanjang kontrak mereka.
Ketujuh pemain yang dimaksud adalah Alessandro Nesta, Filippo Inzaghi, Clarence Seedorf, Gennaro Gattuso, Mark van Bommel, Gianluza Zambrotta, dan Flavio Roma. Empat nama pertama telah mengabdi di Milan lebih dari sepuluh tahun.
Dlilhat dari segi umur, wajar rasanya jika mereka memilih mundur. Semuanya telah berkepala tiga dan rentan cedera. Meski demikian, perpisahan ini terasa berat bagi Milanisti karena mereka sangat mencintai para veteran tersebut.
San Siro, Minggu 13 Mei 2012, menjadi saksi buta bagaimana Milanisti sangat mencintai legenda-legenda mereka. Tetesan air mata bak membanjiri stadion kebanggaan Milan tersebut.
Seusai laga melawan Novara, para legenda Milan mengucapkan salam perpisahan kepada fans mereka. Para pemain itu juga membawa sanak keluarga agar perpisahan ini terasa lebih spesial.
Rino Gatusso menjadi pemain yang paling histeris. Meski dikenal sebagai sosok yang tangguh dan berhati baja, Rino tetap tak kuasa menahan air matanya. Ia menangis tersedu-sedu dan memeluk semua rekan-rekannya.
"Saya pergi, karena sudah tiba saatnya bagi saya untuk memberikan ruang kepada pemain lain," kata Gattuso dilansir dari Soccerway.
Yang tak kalah histeris lagi adalah Inzaghi. Bersama sang anak, Super Pippo langsung mengitari lapangan San Siro dan memeluk erat semua staf, manajemen, dan rekan-rekan setimnya. Tak lupa ia juga memeluk Wakil Presiden Adriano Galliani yang memang sangat dekat dengannya.
Laga melawan Novara juga spesial bagi Pippo karena itu adalah pertandingan ke-300 dirinya bersama Milan. Dengan jumlah tersebut, pemain 38 tahun itu mampu menyumbangkan 126 gol.
"Mencetak gol di laga terakhir adalah sensasi indah. Saya merasa dalam kondisi baik dan sulit rasanya untuk pergi. Bermain di suatu tempat yang bukan Milan merupakan ide yang sulit untuk diterima. Jadi, dalam beberapa hari saya akan memutuskan apakah ingin pindah atau pensiun," ucap Inzaghi di Football Italia.
Aroma eksodus pemain-pemain Milan sudah tercium sejak awal pekan lalu. Ketika itu, Nesta secara tiba-tiba menggelar konfrensi pers dan memutuskan untuk tak memperpanjang kontraknya.
Nesta mengaku sudah tak mampu lagi mengimbangi kecepatan pemain-pemain di Serie A. Dengan usia 36 tahun, ia ingin mencoba pengalaman baru main di luar benua biru.
"Saya telah memenangkan banyak hal, tapi untuk menghormati klub dan rekan-rekan setim, saya memutuskan untuk mencoba sebuah pengalaman berbeda di sebuah klub, di mana saya dapat melakukan sesuatu yang bagus," ucap Nesta.
Usai Nesta, barulah ramai-ramai para veteran Milan berani membuka fakta bahwa mereka takkan memperpanjang kontrak lagi.
Nama lain yang menarik adalah Seedorf. Sebagai gelandang tengah, kemampuan Seedorf rasanya tak perlu diragukan. Ia adalah pemain pertama yang memenangi Liga Champions dengan tiga klub berbeda. Sebelum Milan, Seedorf juga selalu membela klub-klub besar seperti Ajax Amsterdam, Real Madrid, dan Inter Milan.
Meski sudah berusia 36 tahun, namun Seedorf belum menyerah dan ingin melanjutkan kariernya di level tertinggi bersama klub lain.
"Keinginan terbesar Seedorf adalah, karena ia terbiasa di klub-klub besar dan meraih trofi, ia ingin menjaga permainannya di level tertinggi," kata agen Seedorf, Giovanni Branchini, kepadaGloboesporte.
Nama lain yang mundur adalah Van Bommel, Gianluza Zambrotta, dan Flavio Roma. Ketiganya mungkin tak terlalu lama membela Milan, namun Milanisti takkan melupakan jasa mereka yang membantu Rossoneri meraih scudetto musim lalu.
"Saya akan kembali ke Belanda dan bermain untuk PSV Eindhoven. Hidup selalu seperti itu, ada saatnya ketika Anda harus beranjak. Saat datang kemari semua mengatakan kalau klub ini seperti keluarga. Sekarang saya harus bilang kalau semua itu benar," ucap Van Bommel.
"Sangat sulit untuk berbicara dalam perpisahan seperti ini. Emosi mengambil alih semuanya. Rasanya benar-benar aneh melihat rekan-rekan saya mengucapkan selamat tinggal kepada fans Milan di sini," ucap Zambrotta yang juga menangis di laga terakhirnya bersama Milan.Siapa pengganti mereka?
Kehilangan tujuh pemain tentu akan menciptakan masalah bagi Milan. Maka, mau tak mau Rossoneri harus bekerja keras mencari pemain-pemain andal di bursa transfer nanti. Nama pertama yang sudah pasti gabung musim depan adalah kapten Fiorentina, Riccardo Montolivo. Pemain 27 tahun itu direkrut dengan status bebas transfer.
"Montolivo musim depan akan datang. Ia adalah pemain yang sangat berbakat dengan teknik yang hebat," kata Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, kepada Milan Channel.
"Intinya, Milan akan tetap kompetitif tahun depan dan kami harus melanjutkan pekerjaan kami sejak musim lalu. Kami perlu memulai lagi dengan antusiasme yang besar," ucap pelatih yang telah memberikan dua gelar untuk Rossoneri tersebut.
Montolivo sendiri bukan gelandang sembarangan. Ia adalah gelandang andal yang bisa menempati semua posisi di lini tengah. Ia juga memiliki jam terbang tinggi di sepak bola internasional karena mempunyai catatan 32 caps bersama Tim Nasional Italia.
Menarik ditunggu pemain-pemain mana lagi yang akan direkrut Milan untuk mengisi kekosongan para veteran di atas. Kita tunggu saja musim depan.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar