Legenda AC Milan, Demetrio Albertini, mendorong bekas klubnya itu agar ngotot mengejar posisi puncak klasemen Grup H Liga Champions meski berada segrup dengan juara bertahan Barcelona.
Kendati mengakui kepantasan El Barca menyandang predikat klub terbaik di dunia saat ini, pria yang sekarang berusia 40 tahun itu yakin Lionel Messi cs. dapat ditaklukkan.
Apalagi, berdasarkan pengamatannya, pasukan Pep Guardiola itu pun tampak kewalahan membukukan kemenangan atas Viktoria Plzen di tengah pekan.
Milan dan Barcelona saat ini tengah beriringan di puncak Grup H dengan sama-sama mengoleksi tujuh angka. Kedua klub telah bertemu di matchday 1 di Camp Nou yang menghasilkan skor imbang 2-2.
Duel kedua di San Siro pada gim kelima, 23 November mendatang, diyakini bakal menjadi penentu siapa yang bakal mengamankan status juara grup sekaligus terhindar dari lawan-lawan berat di fase 16 besar.
"Seperti yang dikatakan Pep Guardiola, Barcelona tidak tak terkalahkan," ucap Albertini, yang kebetulan pernah mengenakan seragam Los Blaugrana pada periode singkat di tahun 2005, kepada Corriere della Sera.
"Bila meninjau pertandingan terakhir mereka, kita melihat bahwa tak mudah bagi mereka mengalahkan Viktoria Plzen, meski mereka bermain jauh lebih baik ketimbang sang lawan." "Saya pikir Milan bisa lolos ke babak selanjutnya, baik itu sebagai pemuncak ataupun runner-up grup. Namun mereka tak boleh hanya puas dengan tempat kedua."
"Barca adalah tim terbaik di dunia, tapi mereka juga bisa kalah di pertandingan," tandas Albertini.
Kendati mengakui kepantasan El Barca menyandang predikat klub terbaik di dunia saat ini, pria yang sekarang berusia 40 tahun itu yakin Lionel Messi cs. dapat ditaklukkan.
Apalagi, berdasarkan pengamatannya, pasukan Pep Guardiola itu pun tampak kewalahan membukukan kemenangan atas Viktoria Plzen di tengah pekan.
Milan dan Barcelona saat ini tengah beriringan di puncak Grup H dengan sama-sama mengoleksi tujuh angka. Kedua klub telah bertemu di matchday 1 di Camp Nou yang menghasilkan skor imbang 2-2.
Duel kedua di San Siro pada gim kelima, 23 November mendatang, diyakini bakal menjadi penentu siapa yang bakal mengamankan status juara grup sekaligus terhindar dari lawan-lawan berat di fase 16 besar.
"Seperti yang dikatakan Pep Guardiola, Barcelona tidak tak terkalahkan," ucap Albertini, yang kebetulan pernah mengenakan seragam Los Blaugrana pada periode singkat di tahun 2005, kepada Corriere della Sera.
"Bila meninjau pertandingan terakhir mereka, kita melihat bahwa tak mudah bagi mereka mengalahkan Viktoria Plzen, meski mereka bermain jauh lebih baik ketimbang sang lawan." "Saya pikir Milan bisa lolos ke babak selanjutnya, baik itu sebagai pemuncak ataupun runner-up grup. Namun mereka tak boleh hanya puas dengan tempat kedua."
"Barca adalah tim terbaik di dunia, tapi mereka juga bisa kalah di pertandingan," tandas Albertini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar