Senin, 17 Oktober 2011

Pintu Timnas U-23 Tertutup Bagi Irfan Bachdim



Irfan Bachdim - Indonesia (GOAL.com/Arief Setiadi)


Pelatih timnas U-23 Rahmad Darmawan telah mencoret nama striker Persema Malang Irfan Bachdim dari skuad yang dipersiapkan berlaga di SEA Games 2011 pada November mendatang.

Seperti diketahui, Rahmad telah memberikan batas waktu kepada Irfan untuk bergabung ke pelatnas timnas U-23, Minggu (16/10). Namun hingga usai uji coba melawan Persiba Bantul di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.
   Rahmad sebalumnya menyatakan, Irfan telah menghubungi dirinya, dan mengatakan sedang    menyelesaikan pembuatan iklan, serta mengantar istrinya berobat ke dokter.


“Saya sudah minta kepada Irfan untuk segera bergabung ke pelatnas, tapi dia tidak muncul juga. Tapi dia bilang tidak bisa, dan baru bisa bergabung tanggal 23 Oktober,” ungkap RD, sapaan Rahmad.


“Kalau dia bergabung di tanggal itu, berarti dia hanya punya kesempatan satu kali beruji coba bersama tim. Saya butuh kerja sama tim. Saya tidak mau mengorbankan pemain lain. Saya sudah lupakan Irfan Bachdim.”


"Saya sekarang menyerahkan permasalahan Irfan kepada federasi maupun komdis."


Selain itu, RD juga tidak menjadikan alasan keluarga sebagai celah bagi seorang pemain untuk meninggalkan pelatnas. Ia mencontohkan Ferdinand Sinaga yang tetap mengikuti pelatnas, sekalipun istrinya di rawat di rumah sakit. Begitu juga dengan Mahardiga Lasut yang salah satu anggota keluarganya sedang sakit.

Kelincahan Samsul Arif
Minggu, 09 Oktober 2011 11:00:08
Kelincahan Samsul Arif

Fotografer: Muhammad A Qohhar
Sampai saat ini sosok Samsul Arif masih saja menjadi primadona di Kabupaten Bojonegoro. Selain kelincahannya setiap membobol jala gawang lain, juga karena dipanggilnya pemain asal Desa Mojodelik, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro tersebut dalam skuad Timnas. Nampak, Samsul ketika melewati sergapan penjaga gawang Hemppy di salah satu latihan. (blokbojonegoro.com)

Selasa, 11 Oktober 2011

Timnas Indonesia tetap Optimistis, Qatar Tidak Takut


Metrotvnews.com, Jakarta:Meski dalam posisi dalam tekanan karena berada di posisi buncit grup E Zona Asia pra Piala Dunia 2014, Timnas Indonesia optimistis bisa meraih tiga poin di kandang saat menjamu Qatar dalam lanjutan pra PD Zona Asia grup E, Selasa besok. Sementara Qatar mengaku tidak takut dengan teror dan hirup pikuk penonton Indonesia.

Sehari jelang pertandingan melawan Qatar di kualifikasi Piala Dunia, Pelatih Timnas Indonesia Wim Risjbergen, masih terus memantangkan persiapan Hamka Hamzah dan kawan-kawan di Stadion Gelora Bung Karno. Belum bisa dipastikan strategi apa yang akan dimainkan Wim. Namun, berkaca pada hasil imbang saat melawan Arab Saudi di laga uji coba, Wim sepertinya akan memainkan pola yang sama yaitu 4-3-3.

Menurut Asisten Pelatih Listiadi, pertandingan lawan Qatar akan sangat menentukan langkah tim Garuda ke babak selanjutnya. Itu sebabnya, tiga poin mutlak harus diraih Hamka Hamzah dan kawan-kawan.

Sementara tim Qatar mengaku siap bermain di hadapan ribuan penonton Indonesia. Pelatih Qatar Sebastiao Larazoni mengaku tidak akan merasa takut diteror oleh hiruk pikuk penonton. Sebab, mereka bukan bermain lawan penonton, melainkan melawan pemain Indonesia.

Menurut Lazaroni, hasil imbang dalam pertandingan nanti tidak akan menguntungkan Indonesia maupun Qatar. Meski tidak akan mudah, Lazaroni akan berusaha memenangi pertandingan. Qatar saat ini berada di urutan ketiga klasemen dengan nilai dua poin, sedangkan Indonesia berada di juru kunci tanpa poin.(DSY)

Boromania Target Persibo Finis di Papan Tengah


BOJONEGORO - Dengan skuad yang dimiliki sekarang ini, elemen supporter Persibo Bojonegoro, Boromania, mengaku tidak menargetkan klub kebanggaannya bisa berada di atas klasmen akhir Liga Super Indonesia (LSI).
Bisa berada di papan tengah saja itu sangat baik. Tetapi, jika ada peluang ke papan atas, bahkan hingga menjuarai kompetisi kenapa tidak.

Ketua Harian Boromania, Jasmo, kepada blokBojonegoro.com, Minggu (9/10/2011) menjelaskan, pihaknya tidak ingin membebani pemain dan manajemen. Namun, dengan posisi kompetisi masih beberapa saat bergulir, ia meminta ada pembenahan yang signifikan.
“Walaupun toh target finish di papan tengah sudah sangat realistis. Namun, karena beberapa hal, mengapa tidak menarget yang lebih tinggi,” jelasnya.
Ia berharap, manajemen mengerti apa yang diinginkan oleh supporter dan masyarakat Kabupaten Bojonegoro pada umumnya. Yakni, klub kebanggaannya bisa berbicara lebih di ajang nasional.
“Kita lihat saja setelah ini, bagaimana greget dari manajemen untuk melengkapi pemain yang masih kurang,” sambungnya.
Jasmo menilai, pertandingan di turnamen Madiun yang baru selesai bisa dipakai evaluasi skuad yang ada. Jika, saat ini pemain belum bisa kompetitif, dan dirinya tidak mengetahui jika harus berhadapan dengan klub-klub besar di Indonesia. [mad/blokbojonegoro.com]

Mexes Debut Lawan Palermo

MILAN - Philippe Mexes berharap untuk membuat laga debutnya bersama AC Milan di Liga Italia Serie A saat Rossonerimenjamu Palermo akhir pekan ini. Pemain internasional Prancis ini telah lama menantikan debutnya setelah dia lama dibekap cedera.

Pemain berusia 29 tahun bergabung dengan tim asuhan Massimiliano Allegri pada musim panas dengan status bebas transfer setelah kontraknya di Roma berakhir Juni 2011.

Namun, sejauh ini Mexes belum sekali pun tampil untuk Milan mengingat dia harus menghabiskan waktu enam bulan terakhir memulihkan diri dari cedera ligamen lutut.

"Ini akan menjadi suatu kehormatan untuk menggantikan Alessandro Nesta, salah satu bek terbesar di dunia," ujar Mexes seperti dilansir Football-Italia, Selasa (11/10/2011).

"Kami telah mengalami periode yang sulit, tapi kami akan bangkit sendiri. Saya dalam kondisi 100 persen dan saya akan berada di sana, di San Siro untuk melawan Palermo," timpal mantan pemain Auxerre ini.

Mexes, yang bergabung dengan Roma pada tahun 2004, belum memainkan pertandingan kompetitif sejak laga Giallorossi melawan Juventus di bulan April lalu.
 
Rossoneri sendiri sejauh ini memiliki awal musim yang sulit. Teranyar, Clarence Seedorf cs kalah dari rival mereka, Juventus dengan skor 2-0. Sejauh ini, Milan juga baru mengumpulkan lima poin dari lima pertandingan di Serie A.